22.12.12

Ucapkan "Diet Plastik" Untuk Lingkungan


KERTOSONO-Rahman(26), yang biasa dipanggil Pimen,  salah satu anggota Komunitas Nol sampah dari Surabaya memberikan banyak pengetahuan para peserta Ekspedisi Brantas 3 (20/12). Salah satunya yaitu penyebab utama kerusakan yang terjadi pada lingkungan. Menurut Rahman, kerusakan lingkungan sebagian besar disebabkan oleh manusia sendiri.

Saat ini, masalah terbesar yang harus dibrantas adalah maraknya penggunaan bahan plastik. Kebanyakan dari masyarakat mengabaikan hal tersebut. Banyak masyarakat beranggapan tidak ada dampak apapun setelah pemakaiannya. Padahal jika mereka mengetahui, dampak dari penggunaan plastik bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Plastik mengandung bahan yang membahayakan bagi lingkungan. Sekali pakai dan terbuang, maka satu titik tanah akan mengalami kematian. Apalagi sudah hampir diseluruh dunia yang mash menggunakan bahan palstik.
Rahman mengatakan, masih banyak menemukan masyarakat yang menggunakan bahan plastik terutama pada daerah pedesaan. “Mungkin kurangnya pengetahuan, mereka hidup serba apa adanya tanpa memperhatikan keseimbangan lingkungan,”ujarnya.
“Ini harus dihentikan,”tegas Rahman. “Lama kelamaan bumi kita akan ambruk hanya karena berawal dari hal kecil seperti sekarang ini,”lanjutnya.
Rahman, dan beserta rekan-rekannya dari Komunitas Nol Sampah mengajak masyarakat untuk menanggulangi masalah plastik. Mereka biasa menyebutnya dengan “Diet Plastik”. Dengan dibuatnya tas dari bahan kain, tidak akan merusak lingkungan. Harapannya, masyarakat bisa mengikuti apa yang Rahman dan kawan-kawan lakukan demi menjaga lingkungan.

0 komentar:

Posting Komentar