Menurut Jayyen, punahnya feses ikan juga disebabkan karena banyaknya
para penambang pasir. Ikan bertelur pada dasaran sungai dan juga pada batu-batuan.
Jika pasir dan batu-batuan terus ditambang maka ikan yang hidup di Sungai
Brantas akan mati dan tidak bisa berkembang biak lagi.
22.12.12
KEDIRI-Beberapa tahun lalu, Sungai Brantas kaya akan ekosistemnya. Hal
ini dikarenakan masih terjaminnya kualitas air di Sungai Brantas. Jayyen, salah
satu anggota Komunitas Nol Sampah dari Surabaya mengatakan, ada 17 feses ikan
di Sungai Brantas yang punah. Setelah ditelusuri, hilangnya 17 feses ikan ini
disebabkan karena tercemarnya air Sungai Brantas. Banyak pabrik-pabrik yang mengalirkan air limbahnya ke Sungai Brantas.
Inilah sebab terbesar, kehidupan ekosistem di Sungai Brantas mati. Air Sungai
tercemar dan tidak bias lagi dihidupi oleh feses ikan lainnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar