KEDIRI- Bupati Kediri menghadiri acara Ekspedisi Brantas 3 yang
diselenggarakan oleh Radar Kediri(20/12). Dikawal oleh beberapa pengawalnya, Bupati Kediri terlihat sangat antusias
dan terjun langsung
ke lokasi Brantas
tepatnya Brantas
yang disebut penghubung Kota Kediri dan Nganjuk. Ini merupakan pertama kali beliau berunjuk dan menyaksikan
langsung keadaan lingkungan khususnya Sungai Brantas itu sendiri.
Namun demikian,
Bupati Kediri , Ibu Hj. Sutrisno sangat miris melihat kondisi Brantas sekarang. Tampak ada kekecewaan terhadap masyarakat sekitar. “Penambangan
pasir secara mekanik teruster jadi”, ujar beliau dalam sambutan pembukaan Ekspedisi Brantas 3. “Kita harus mengupayakan
lingkungan kita agar
menjadi lebih baik seperti dahulu”, lanjutnya.
Kurangnya pendidikan
dan pengetahuan membuat para penambang pasir terkesan ugal-ugalan. Hal ini juga diungkapkan oleh Wakil Bupati Nganjuk, K.H Badrus. “Kita harus memberikan pengertian dan pembelajaran
kepada mereka (khususnya para penambang pasir) untuk tetap menjaga kelestarian
lingkungan”, ujarnya.
0 komentar:
Posting Komentar