28.12.12

Tradisi Melegenda Nyaris Hilang



KEDIRI- Brantas merupakan sungai yang mempunyai banyak kebudayaan dan tradisi yang mencerminkan bahwa Sungai Brantas menyebar luas hingga manca negara. Misalnya adalah munculnya cerita Panji yang diambil dari kisah Panji Asmorobangun. Kisah kebudayaan masyarakat sekitar Brantas tersebut sudah melegenda dan telah mendunia.

Panji Asmorobangun alias Raden Inu Kertapati mempunyai istri bernama Galuh Candrakirana berhasil menjadi pusat perhatian warga masyarakat Indonesia hingga Mancanegara. Bahkan di Jerman cerita Panji Asmorobangun dan Galuh Candrakirana menjadi sebuah penelitian.
Continue Reading

27.12.12

Brantas Punya Potensi



KEDIRI - Sungai merupakan sarana penting dalam kehidupan. Namun, sadarkah kita bahwa sungai memiliki potensi yang lebih dari sekedar pengantar air?. Iya, karena layaknya energi yang terus mengalir, sungai terus menyediakan peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan dan hal itu pun terdapat pada Sungai Brantas.

Sungai yang terbentang dari Kota Batu hingga Kota Mojokerto ini merupakan sungai yang cukup besar. Dengan panjang 320 km sungai ini menampung air kurang lebih 12 miliar m3 pertahun. Kapasitas yang cukup besar dan cukup kuat untuk menggerakkan ratusan generator listrik. Sayangnya, potensi ini jarang di tengok karena memang pengembangan PLTA merupakan proyek yang cukup mahal.

Continue Reading

Langkanya Penambang Tradisonal


KEDIRI- Keadaan Sungai Brantas kini mulai memprihatinkan. Sungai yang merupakan sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa ini sudah tidak bisa terjamin lagi kualitasnya. Harga pasir yang terus melonjak menyebabkan para penambang pasir tergiur untuk menyerobotnya. Terutama di daerah Kediri dan Nganjuk yang sudah tidak bisa lagi diperkirakan berapa banyak orang yang bekerja sebagai penambang pasir. Mulai dari penambang pasir secara manual sampai penambang pasir yang menggunakan alat modern yang disebut alat penyedot pasir. Alat ini dipercayai oleh para penambang pasir karena bisa menghasilkan pasir lebih banyak daripada alat keruk biasa.
Continue Reading

Abaikan Kehidupan Brantas Demi Uang



KEDIRI- Sungai Brantas merupakan salah satu sumber kehidupan. Banyak warga masyarakat yang memanfaatkan Sungai Brantas sebagai penopang untuk tetap melanjutkan hidup. Apalagi, warga masyarakat yang hidup disekitarnya bermata pencaharian sebagai seorang petani maupun buruh tani. Bisa dikatakan setiap hari mereka memanfaatkan air Sungai Brantas untuk mengairi sawah. 

Selain itu, juga banyak dari mereka yang bekerja sebagai pencari ikan, dan juga penambang pasir. Fachris, salah seorang guru dari MAN 3 Kediri, mengakui bahwa pasir di Sungai Brantas sangatlah terjamin
Continue Reading

Pejabat Penting Hadiri Ekspedisi Brantas 3


KEDIRI- Bupati Kediri menghadiri acara Ekspedisi Brantas 3 yang diselenggarakan oleh Radar Kediri(20/12). Dikawal oleh beberapa pengawalnya, Bupati Kediri terlihat sangat antusias dan terjun langsung ke lokasi Brantas tepatnya Brantas yang disebut penghubung Kota Kediri dan Nganjuk. Ini merupakan pertama kali beliau berunjuk dan menyaksikan langsung keadaan lingkungan khususnya Sungai Brantas itu sendiri.
Namun demikian, Bupati Kediri , Ibu Hj. Sutrisno sangat miris melihat kondisi Brantas sekarang. Tampak ada  kekecewaan terhadap masyarakat sekitar. “Penambangan pasir secara mekanik teruster jadi”, ujar beliau dalam sambutan pembukaan Ekspedisi Brantas 3. “Kita harus mengupayakan lingkungan kita agar
Continue Reading

Perusahaan Rokok Terkemuka


PT Gudang Garam Tbk merupakan produsen rokok kretek terkemuka di Indonesia
yang memproduksi berbagai jenis produk berkualitas tinggi, mulai dari sigaret kretek
linting (SKL), sigaret kretek tangan (SKT) dan sigaret kretek mesin (SKM) yang 
sudah tersebar luas di Nusantara maupun di dunia. PT Gudang Garam Tbk menyerap
tenaga kerja yang sebagian besar terlibat dalam produksi dan distribusi. Eksistensi
Perusahaan juga mendukung penghidupan petani tembakau dan cengkeh serta para 
pengecer maupun pedagang asongan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Diukur dari jumlah aset, hasil penjualan produk, jumlah karyawan, pajak dan cukai, 
serta kontribusi lainnya, PT Gudang Garam Tbk adalah perusahaan rokok nasional
 yang memberikan kontribusi secara signifikan bagi Indonesia.

26.12.12

Tidak "Kapok" dengan Razia


KEDIRI-Tahun 2011, Kapolres Kediri berhasil mempidanakan para penambang pasir mekanik. AKBP Deni Hariadi dari Kapolres Kediri mengatakan ada beberapa titik tempat penambangan pasir illegal. Beliau sudah beberapa kali menegaskan pada para penambang pasir, untuk tidak memakai alat mekanik. Faktanya, masih ada disejumlah daerah yang berani menggunakan alat mekanik. Di daerah penambangan Pagak-Ngadiluwih masih terdengar bising diesel penyedot pasir. Mereka tek peduli adanya razia bahkan pidana dari pihak yang berwajib. “Ini sudah kebutuhan,”celetuk Wartono salah satu penambang di daerah Pagak-Ngadiluwih (26/12).
Continue Reading

Siap Untuk Ekspedisi Brantas 3


KEDIRI- Pasukan Brimob siap menjamin keamanan Ekspedisi Brantas 3. Sejak pukul 06.35 WIB tempat penambangan yang berada didaerah Gampengrejo-Kediri disibukkan oleh para pasukan Brimob dari kabupaten Kediri untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Ekspedisi kali ini.
Bukan hanya dari pasukan Brimob saja, SATPOL PP dari kabupaten Kediri dan panitia Ekspedisi Brantas 3 juga ikut meluncur ke lokasi start. Mulai dari meyiapkan benih ikan, alat pengapung sampai prahu boat yang dijadikan kendaraan utama untuk melakukan Ekspedisi. Ada 9 prahu yang siap untuk ditumpangi.
Continue Reading

24.12.12

Berawal Dari Nongkrog


KEDIRI- Pengadaan Ekspedisi Brantas 3 berawal dari diskusi rutin biasa. Menurut Heri Setiawan selaku ketua panitia Ekspedisi Brantas 3, diskusi rutin dilakukan setiap hari Kamis di Kantor Radar Kediri. Akhirnya, para peserta diskusi menyebutnya dengan istilah “Pengajian Kamis Pagi”.

Pada saat itu , salah seorang memancing pembicaraan mengenai kondisi Sungai Brantas. Tak disangka, pembicaraan itu menjadi pusat perhatian dan ulasan pada diskusi yang berlangsung santai tersebut Sesuatu yang muncul pada diskusi waktu itu adalah banyaknya para penambang pasir terus-menerus. Sehingga mereka mengangkat maraknya penambangan pasir  di Sungai Brantas sebagai tema.
Diskusi itu berhasil menarik kesimpulan 'Bagaimana cara mengatasi masalah Sungai Brantas?' Masalah
Continue Reading

22.12.12

Ucapkan "Diet Plastik" Untuk Lingkungan


KERTOSONO-Rahman(26), yang biasa dipanggil Pimen,  salah satu anggota Komunitas Nol sampah dari Surabaya memberikan banyak pengetahuan para peserta Ekspedisi Brantas 3 (20/12). Salah satunya yaitu penyebab utama kerusakan yang terjadi pada lingkungan. Menurut Rahman, kerusakan lingkungan sebagian besar disebabkan oleh manusia sendiri.

Saat ini, masalah terbesar yang harus dibrantas adalah maraknya penggunaan bahan plastik. Kebanyakan dari masyarakat mengabaikan hal tersebut. Banyak masyarakat beranggapan tidak ada dampak apapun setelah pemakaiannya. Padahal jika mereka mengetahui, dampak dari penggunaan plastik bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Continue Reading

Hilangnya Feses Ikan di Sungai Brantas


KEDIRI-Beberapa tahun lalu, Sungai Brantas kaya akan ekosistemnya. Hal ini dikarenakan masih terjaminnya kualitas air di Sungai Brantas. Jayyen, salah satu anggota Komunitas Nol Sampah dari Surabaya mengatakan, ada 17 feses ikan di Sungai Brantas yang punah. Setelah ditelusuri, hilangnya 17 feses ikan ini disebabkan karena tercemarnya air Sungai Brantas. Banyak pabrik-pabrik yang mengalirkan air limbahnya ke Sungai Brantas. Inilah sebab terbesar, kehidupan ekosistem di Sungai Brantas mati. Air Sungai tercemar dan tidak bias lagi dihidupi oleh feses ikan lainnya.

Menurut Jayyen, punahnya feses ikan juga disebabkan karena banyaknya para penambang pasir. Ikan bertelur pada dasaran sungai dan juga pada batu-batuan. Jika pasir dan batu-batuan terus ditambang maka ikan yang hidup di Sungai Brantas akan mati dan tidak bisa berkembang biak lagi.

20.12.12

Sambut Kedatangan Bupati Kediri


KEDIRI-Pagi ini (20/12), kegiatan belajar mengajar SMP Negeri 1 Papar dihentikan sejenak. Hal ini dimanfaatkan warga sekolah untuk ikut serta dalam penyambutan Bupati Kediri, Hj. dr. Hariati Sutrisno dan Wakil Bupati Nganjuk, K.H. Badrus dalam acara Ekspedisi Brantas 3. Para siswa dan guru turut serta menuju Sungai Brantas yang menjadi tempat persinggahan Bupati Kediri beserta wakil bupati Nganjuk sebelum ke pos terakhir. Sejak pukul 07.00 para warga sekolah SMP Negeri 1 Papar sudah antusias berjanjar di pinggiran Sungai Brantas yang menjadi penghubung antara Desa Papar dan Desa Ngronggot tersebut. “Saya sangat mendukung acara ini,” kata singkat yang sempat dilontarkan oleh Sunaryo (52), selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Papar.
Continue Reading